PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
HASIL HUTAN

XYLARIUM BOGORIENSE 1915

Profile Xylarium

Editor : Andianto, Listya Mustika Dewi
E-mail: andiant068@yahoo.co.id, lizthya@yahoo.com

Profil Xylarium Bogoriense 1915

Xylarium adalah bangunan atau ruangan dimana koleksi berbagai jenis kayu dikumpulkan, dicatat, ditata, dirawat dan disediakan bagi pihak-pihak yang memerlukan.

Fungsi Xylarium adalah:

  1. Sarana penunjang penelitian ciri anatomi dan taksonomi tumbuhan berkayu
  2. Bahan rujukan identifikasi contoh kayu tidak dikenal
  3. Sumber informasi nama setempat dan nama ilmiah kayu
  4. Sumber informasi keanekaragaman jenis kayu di suatu wilayah
  5. Sumber informasi wilayah persebaran jenis-jenis kayu tertentu.

Selain itu, Xylarium juga berfungsi menunjang bidang forensik dalam menangani perkara dimana kayu sebagai barang bukti, serta menunjang penelitian arkeologi dan paleobotani.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan (P3HH) telah memiliki Xylarium sejak tahun 1914, ketika P3HH masih bernama Boschbouw Proefstation. Koleksi contoh kayu yang dimiliki dikumpulkan dari hutan di seluruh Indonesia. Dalam perkembangannya, P3HH juga melakukan tukar-menukar contoh kayu dengan Xylaria di beberapa negara di dunia seperti Austria, Australia, India, Afrika dan lain-lain. Pengumpulan dan tukar-menukar contoh kayu masih dilakukan hingga saat ini. Hampir seluruh jenis kayu yang dikumpulkan mempunyai koleksi herbariumnya yang disimpan di Bagian Botani, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan, Bogor.

Xylarium Bogoriense 1915 telah terdaftar pada Index Xylariorum, Institutional Wood Collections of the World pada tahun 1975, dengan kode alamat BZFw, dan telah terdaftar pula di Index Herbariorum Indonesianum.

Xylarium terlengkap di dunia berada di LEIDEN-Naturalis Biodiversity Center, Leiden, Belanda dengan jumlah koleksi mencapai 125.000 sampel kayu. Di peringkat ke- 2, Forest Product Laboratory, USDA di Madison, Wiscounsin, USA dengan jumlah koleksinya mencapai 105.000 sampel kayu dari seluruh dunia. Di peringkat ke- 3, Tervuren Xylarium, Royal Museum for Central Africa di Tervuren, Belgia, dimana koleksinya mencapai 69.000 sampel. Sedang Xylarium Bogoriense 1915, Bogor, Indonesia berada di peringkat ke-4 dengan jumlah koleksi 67.864 sampel kayu (110 suku, 785 marga dan 3.667 spesies).

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Xylarium Bogoriense 1915, hasil-hasil penelitian yang dilakukan di Laboratorium Anatomi Tumbuhan P3HH, serta jasa pelayanan identifikasi kayu dan fosil kayu dapat menghubungi para peneliti dan teknisi Laboratorium Anatomi Tumbuhan di kantor P3HH, Jl. Gunung Batu No. 5 di Lantai 3 Gedung Kelti Biologi dan Pengawetan Hasil Hutan.

 

Copyright © Pustekolah 2013 allright reserved | Page rendered in 0.0728 seconds